Lafadz Doa Khusus Untuk Orang yang Sudah Meninggal (Orang Tua, Suami/Istri dan Anak)

Lafadz Doa Khusus Untuk Orang yang Sudah Meninggal

Mengetahui cara mendoakan orang yang telah meninggal adalah suatu yang sangat penting. Terlebih mendoakan orang yang meninggal adalah sebuah kewajiban bagi umat muslim yang hidup. Tanpa disadari ketika kita mendoakan orang yang meninggal, doa tersebut akan sampai kepada mereka. Dan mereka pun di akhirat selalu menunggu doa-doa dari keluarga, kerabat atau yang lainnya.

Saat seseorang meninggal dunia, maka terputuslah semua urusannya di dunia dan mereka pun harus menunggu di alam kubur sampai tiba saatnya hari akjir atau kiamat. Karenanya, ketika ada kerabat, keluarga atau orang tua yang meninggal, maka sudah kewajiban kita untuk mendoakannya. Terlebih doa anak sholeh adalah senjata yang akan menolong mereka di akhirat kelak.

Sebagaimana hadits riwayat Tirmidzi berikut ini :

"Jika seseorang meninggal dunia, maka putuslah semua amalannya, kecuali sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat serta anak sholeh yang mendoakan orang tuanya."

Cara Mengirim Doa Untuk Orang Meninggal

Sebagaimana hadits riwayat Abu Dawud, jika Rasulullah sudah selesai dalam mengubur jenazah, Rasul bersabda :

"Mintakan ampunan untuk mereka ini, minta juga keteguhan untuknya. Karena sungguh dia sekarang ini sedang ditanya (malaikat penjaga kubur)."

Untuk sebagian orang mungkin ada yang belum mengetahui tata cara mengirim doa bagi mereka yang sudah meninggal. Baik itu orang tua, keluarga, kerabat atau orang lain. Allah akan mendengar setiap doa umatnya, jadi jangan khawatir doa kita tidak sampai jika doa yang kita panjatkan memakai bahasa kita sehari-hari.

Meskipun kita mendoakannya menggunakan bahasa Indonesia, bukan berarti Allah menolak doa-doa kita untuk mereka. Walaupun dalam ajaran agama Islam dianjurkan untuk menggunakan bahasa Arab. Pada dasarnya tata cara mengirim doa untuk orang meninggal itu mudah. Tapi Anda juga harus ingat bahwa terdapat doa khusus yang harus kita lafalkan. Kita juga hendaknya mengucapkan nama siapa yang akan kita kirimkan doa tersebut. Jadi itulah hal yang harus kita perhatikan.

Lafadz Doa Khusus

Tahukah anda bahwa terdapat doa-doa khusus untuk almarhum suami, anak putra, putri dan yang lainnya. Karenanya, agar mengirim doa untuk orang meninggal itu benar, maka berikut adalah lafadz doa-doanya.

Lafadz Doa Untuk Orang Tua yang Meninggal

Doa khusus untuk orang tua (ayah) adalah sebagai berikut :

"Khususon ilaa ruuhi abii (sebutkan nama ayah kita) bin (sebutkan nama kakek kita). Allaohummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu'anhu, lahul Fatihah."

Artinya :

Khusus untuk ayahku (nama ayah) putra dari (nama kakek). Wahai Allah ampunilah Ia, kasihanilah, selamatkanlah dan maafkanlah. Untuknya Al-fatihah.

Doa khusus untuk orang tua (ibu)

"Khususon ilaa ruuhi ummii (sebutkan nama ibu) binti (nama kakek). Allhummaghfirlaha warhamha wa'aafihaa wa'fu'anha, lahap Fatihah."

Cara Mengirim Doa Untuk Suami yang Meninggal

Cara mengirim doa untuk suami yang meninggal, sama dengan doa yang kita kirim ke ayah. Hanya saja lafadz abii diganti dengan zauji. Kemudian nama kakek kita diganti dengan nama ayah mertua.

Cara Mengirim Doa Untuk Anak yang Meninggal

Cara mengirim doa untuk anak laki-laki yang meninggal, sama dengan doa yang kita kirim ke ayah. Hanya saja lafadz abii diganti dengan Ibnii. Sementara untuk anak perempuan, sama seperti doa yang kita kirim ke ibu, hanya lafadz ummi diganti dengan ibnati. (Lalu sebutkan siapa nama anak kita).

Selain melafalkan doa-doa tersebut di atas, hendaknya kita juga membacakan surat Yasin untuk mereka. Alangkah lebih baiknya kita selalu mendoakan orang yang sudah meninggal setiap hari, terlebih jika dilakukan setelah selesai sholat.

Ayied Muhammad Riduan Saya mengelola beberapa website/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Kunjungi ������������������������.���� atau di No Telepon/WA ������������������������ untuk detail informasi layanan jasa lainnya.

0 Response to "Lafadz Doa Khusus Untuk Orang yang Sudah Meninggal (Orang Tua, Suami/Istri dan Anak)"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel