Apa Itu Bank Syariah Indonesia? Berikut Penjelasannya

Bank Syariah Indonesia

Bank Syariah Indonesia adalah Bank yang beroperasi dengan kegiatan usahanya yang berdasarkan Prinsip Syariah dan dari segi jenisnya terbagi menjadi dua yaitu, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah dan Bank Umum Syariah. Bank Umum Syariah merupakan sebuah Bank Syariah yang kegiatannya dapat berupa memberikan jasa dalam hal pembayaran.

Prinsip Syariah

Prinsip Syariah adalah prinsip yang bernuansa hukum agama Islam dalam hal kegiatan perbankan atau penyimpanan dana serta pembiayaan kegiatan usaha dan kegiatan-kegiatan lainnya. Disertai dengan berdasarkan fatwa yang dikemukakan oleh DSN atau lembaga Dewan Syariah Nasional yang mempunyai kewewenangan dalam hal penetapan fatwa di bidang syariah.

Tujuan Perbankan Syariah 

Bank Syariah di Indonesia memiliki tujuan untuk membantu melancarkan pelaksanaan pembangunan nasional dalam hal meningkatkan kebersamaan, keadilan, dan pemerataan kesejahteraan rakyat.

Kegiatan Usaha Bank Syariah

Terbagi menjadi dua yaitu penghimpunan dana dan penyaluran dana. Berikut penjelasannya.

Penghimpunan Dana

  • Dana yang ada pada nasabah di Bank Syariah dalam bentuk Investasi atau Simpanan dengan berdasarkan Akad yang sudah disetujui antara Bank Syariah serta Nasabah yang bersangkutan.
  • Giro adalah Simpanan yang berdasar kepada syariat Akad wadi’ah atau bisa juga Akad-akad lain yang tidak melanggar Prinsip Syariah. Penarikannya dapat dilakukan kapan saja menggunakan bilyet giro, cek, dan sarana dalam perintah pemindahbukuan, atau dengan perintah pembayaran lainnya.
  • Tabungan adalah sebuah Simpanan yang harus dilakukan berdasarkan Akad wadi’ah atau Investasi dana yang memiliki dasar acuan pada Akad mudharabah atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah. Dalam hal penarikannya hanya dapat dilakukan menurut ketentuan dan syarat tertentu yang sudah disepakati, namun tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, atau alat lainnya yang serupa.
  • Simpanan dapat diartikan sebagai dana yang sudah dipercayakan oleh seorang Nasabah kepada Bank Syariah berdasarkan Akad wadi’ah atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah dalam bentuk Tabungan, Giro, atau bentuk lainnya yang serupa.
  • Deposito merupakan sebuah Investasi dana yang berdasar pada Akad mudharabah atau Akad lain yang tidak sedikit pun bertentangan dengan Prinsip Syariah. Penarikannya cukup dilakukan pada waktu tertentu saja yang berlandaskan dengan Akad yang sudah disepakati antara Bank Syariah dan Nasabah Penyimpan.
  • Investasi adalah dana yang sudah dipercayai oleh seorang Nasabah kepada Bank Syariah tertentu yang berdasarkan pada Akad mudharabah atau Akad lain yang tentunya tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah dalam bentuk Tabungan, Deposito, atau bentuk lainnya yang serupa dengan itu.


Penyaluran Dana (Pembiayaan)

Pembiayaan atau penyaluran dana merupakan suatu penyediaan dana atau tagihan yang berupa:


  • Pembiayaan yang berlandaskan prinsip bagi hasil dalam bentuk musyarakah dan mudharabah
  • Transaksi sewa-menyewa yang berbentuk ijarah atau sewa beli dalam bentuk ijarah muntahiya bittamlik
  • Transaksi pinjam meminjam berdasarkan bentuk piutang qardh
  • Transaksi jual beli agar dapat memperoleh sebuah keuntungan dalam bentuk salam, piutang murabahah, dan istishna
  • Transaksi sewa-menyewa jasa yang sudah berdasarkan bentuk ijarah agar dapat melakukan sebuah transaksi multijasa yang berpatokan pada kesepakatan antara Bank Syariah dengan pihak yang lain dengan mewajibkan untuk memberikan pihak fasilitas dana atau dibiayai agar dapat mengembalikan dana tersebut setelah jangka waktu yang sudah ditentukan dengan imbalan ujrah, bagi hasil, atau tanpa imbalan. 


Nah, itulah penjelasan mengenai Bank Syariah Indonesia yang sedang berlaku pada saat ini.
Ayied Muhammad Riduan Saya mengelola beberapa website/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Kunjungi 𝗦𝗮𝘁𝘂𝗶𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹.𝗶𝗱 atau di No Telepon/WA 𝟬𝟴𝟮𝟭𝟱𝟰𝟮𝟵𝟱𝟱𝟱𝟳 untuk detail informasi layanan jasa lainnya.

0 Response to "Apa Itu Bank Syariah Indonesia? Berikut Penjelasannya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel