Keindahaan Alam Yang Tersembunyi di Danau Sari Embun

Keindahaan Alam Yang Tersembunyi di Danau Sari Embun

Ada yang bilang Danau Sari Embun dan ada juga yang bilang Danau Sari Ambon. Namun yang jelas danau indah ini hampir mirip dengan danau yang ada di film 5cm, yaitu Danau Ranu Kumbolo di Jawa Timur.

Danau ini berada di Desa Imban, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Atau sekitar 1,5 jam dari Banjarmasin dan 45 dari Banjarbaru.

Seperti danau lainnya, danau sari embun juga memiliki keindahaan tersendiri. Selain danau yang berwarna biru juga barisan pohon-pohon di seberang membuat segar mata memandang. Di tengah danau ini (walau tidak terlalu di tengah banget) terdapat pulau kecil atau gundukan tanah yang bisa menjadi spot terbaik untuk mengambil foto ke arah bukit di seberang danau. Ada kayu yang menjadi pijakan ke “pulau” kecil itu tapi harus berhati-hati karena licin. Selain itu sebaiknya gunakanlah tongkat sebagai penyeimbang. Dan sebagai peringatan walau dipinggir kedalaman sekitar sepinggang orang dewasa.

Sebaiknya datang ke sini pagi hari, agar matahari tepat berada di belakang kita saat memandang danau ini. sehingga cahaya matahari bisa dijadikan flash alami untuk memotret danau dan bukit di seberang. Dan bagi Anda yang suka selfie juga bagus karena cahayanya pas ke badan dan wajah Anda.

Namun jika Anda hanya ingin bersantai memandangi biru nya danau, Jam 4 sore adalah waktu yang sangat tepat untuk menikmatinya.

Untuk dapat berfoto dan menikmati keindahaan danau sari embun memang agak sedikit sulit, di karenakan jalan yang akan di lalui sedikit membingungkan. Namun jika Anda memakai GPS (gunakan penduduk sekitar) maka akan mudah menemukannya. Atau ikuti rute ini, Jika dimulai dari Bundaran Banjarbaru maka arahkan kendaraan Anda ke Jalan Cempaka.  Kemudian  lurus melewati Desa Tiung, Desa Pumpung dan Desa Bangkal, dan kemudian melewati gerbang bertuliskan “Selamat Jalan / Batas Wilayah Banjarbaru”. Setelah melewati gerbang batas wilayah tadi, maka kita akan memasuki Desa Banyu Irang.  Kemudian perhatikan Mesjid Jami Al Fallah sebagai patokannya, mesjid ini tidak besar di sebelah kanan jalan.  Tepat diseberang mesjid tersebut adalah jalan masuk ke Desa Imban.  Cukup ikuti jalan tersebut dan perhatikan kawasan tanda Bridgestone di sebelah kanan jalan.  Bagi yang membawa mobil maka tidak bisa melewati jembatan, sehingga harus melewati sungai di bawah jembatan, tenang sebenarnya sungai ini lebih tepat disebut genangan air yang mengalir di bawah jembatan.

Nah, udah cukup jelas kan. Semoga bermanfaat.

Masukkan Alamat Email Anda di Bawah ini