Kendalikan Alergi Protein Susu Sapi Anak dengan Cara Ini

Alergi terhadap protein susu sapi adalah alergi yang disebabkan karena sistem pencernaan tidak dapat menyerap protein yang ada di susu sapi secara sempurna sehingga menyebabkan reaksi alergi. Jenis alergi ini biasanya dialami oleh anak-anak terutama yang berusia balita atau di bawah tiga tahun. Cara benar kendalikan alergi sangat diperlukan agar anak tidak mengalami reaksi alergi yang bertambah parah dan dapat mengancam jiwanya.

Gejala Alergi Protein Susu Sapi

Terdapat beberapa jenis reaksi atau respons bayi setelah meminum susu sapi jika mengalami alergi, yaitu:

  • Reaksi cepat yang reaksinya dapat terlihat dalam kurun waktu 45 menit setelah anak mengkonsumsi sufor. Gejala yang sering timbul adalah bintik merah, gatal, gangguan saluran pernafasan, mata merah dan gatal.
  • Reaksi sedang yang muncul 45 menit hingga 20 jam sesudah bayi mengkonsumsi sufor. Gejala yang timbul yaitu muntah atau diare.
  • Reaksi lambat muncul setelah 20 jam mengkonsumsi sufor dengan gejala yang timbul seperti gangguan kulit, konstipasi dan diare.

Gejala dari alergi protein susu sapi sudah dapat diperhatikan saat anak memasuki usia 6 bulan karena anak sudah diajari untuk mengkonsumsi makanan berat atau susu formula selain harus mengkonsumsi ASI. Jika anak memiliki gejala alergi terhadap protein susu sapi, maka Anda harus mengkonsultasikannya langsung ke dokter. Hal tersebut dikarenakan untuk menghindari reaksi alergi yang lebih parah dan dapat mengancam nyawa anak Anda.

Jika tidak diberikan solusi atau penanganan yang tepat dapat mengakibatkan malnutrisi pada anak atau gangguan lainnya misalnya pertumbuhan berat badan dan tinggi badan yang terganggu. Cara untuk kendalikan masalah alergi anak sejak dini adalah dengan memberikan ASI Esklusif hingga anak minimal usia 6 bulan dan ibu tetap harus menjaga makanan yang dikonsumsi. Pemberian nutrisi yang tepat serta lengkap dapat membantu untuk membantu tumbuh kembang anak yang optimal. Karena anak alergi protein susu sapi, maka Anda harus memberikan pengganti yang dapat memberikan jumlah protein yang diperlukan oleh tubuh misalnya dengan SGM Eskplor Soya dengan formula Isolat protein kedelai untuk sumber protein dan Presinutri+ untuk membantu tumbuh kembang anak agar tetap optimal tidak hanya tubuh namun juga otak anak.

Masukkan Alamat Email Anda di Bawah ini